UNSIQ dan BPS Kabupaten Wonosobo Teken MoU, Mahasiswa Berkesempatan PerolehRekognisi 4 SKS melalui Kegiatan StatistikW onosobo, 25Mei 2026 – Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobodan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonosobo resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagaibentuk komitmen bersama dalam penguatan pelaksanaan Tri Dharma PerguruanTinggi, pengembangan literasi statistik, serta peningkatan kompetensi mahasiswamelalui program pembelajaran berbasis pengalaman lapangan. Salah satu poinpenting dalam kerja sama ini adalah pemberian rekognisi pembelajaran sebesar 4 Satuan Kredit Semester (SKS)bagi mahasiswa yang terlibat dalam program yang disepakati kedua belah pihak.MoU ini mengatur kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdiankepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran data daninformasi statistik, serta pelaksanaan program-program statistik yangmelibatkan mahasiswa UNSIQ.
Melalui kerja sama ini, mahasiswa yang mengikutikegiatan pendataan, survei, sensus, maupun program statistik lainnya dapatmemperoleh rekognisi pembelajaran setara4 SKS sesuai ketentuan akademik yang berlaku.Penandatangana n MoU dilakukan oleh pimpinan Universitas Sains Al-Qur'an(UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)Kabupaten Wonosobo. Implementasi kerja sama akan melibatkan dosen, mahasiswa,tenaga kependidikan, serta jajaran BPS sebagai mitra pelaksana kegiatan.
Kegiatan penandat anganan MoU dilaksanakan pada Senin, 25 Mei 2026, sebagai langkah awal sinergi keduainstitusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunanberbasis data.Penandatanganan ber langsung di Wonosobo dan akan ditindaklanjuti melaluiberbagai program kolaboratif yang dilaksanakan di lingkungan UNSIQ maupunwilayah kerja BPS Kabupaten Wonosobo.Kerja sama ini dibang un untuk menjawab kebutuhan dunia pendidikan terhadappembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat sertadunia kerja.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan statistiknasional maupun daerah diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis data,komunikasi, dan pengalaman profesional mahasiswa. Rekognisi sebesar 4 SKSdiberikan sebagai bentuk pengakuan akademik atas capaian pembelajaran yangdiperoleh mahasiswa selama mengikuti kegiatan tersebut. Implementasi kerja sama ak an diwujudkanmelalui berbagai program turunan, seperti Praktik Kerja Lapangan (PKL),keterlibatan mahasiswa dalam Sensus Ekonomi dan survei statistik, penelitianbersama, seminar, pelatihan statistik, serta program Merdeka Belajar KampusMerdeka (MBKM). Mahasiswa yang mengikuti kegiatan sesuai ketentuan dan memenuhitarget capaian pembelajaran akan memperoleh rekognisi sebesar 4 SKS yang dapatdikonversikan ke dalam mata kuliah yang relevan.
Rektor UNSIQ menyampaikan bahwa kerja sama inimerupakan upaya strategis untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstualdan berdampak bagi mahasiswa. Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Wonosobomenegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkahpenting dalam meningkatkan literasi statistik serta menyiapkan generasi mudayang mampu mengelola dan memanfaatkan data secara tepat.Melaluipenandatanganan MoU ini, UNSIQ dan BPS Kabupaten Wonosobo berharap dapatmenciptakan sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan tinggi,peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyediaan data statistik yangakurat guna mendukung pembangunan daerah dan nasional.



