Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo didirikan atas prakarsa Al-Maghfurlah KH. Muntaha Al-Hafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah Kalibeber Wonosobo, dengan tujuan mewujudkan cita-cita luhur pendirian pesantren Al-Qur’an yang unggul dan berdaya saing. Berdasarkan SK Mendiknas RI Nomor 87/D/O/2001, berdirilah UNSIQ — sebuah perguruan tinggi yang bermakna “Untaian Mutiara”, hasil penggabungan dari Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ), Akademi Keperawatan IIQ, dan STIE YPIIQ. Dalam rangka mewujudkan pesantren luhur Al-Qur’an tersebut, UNSIQ menerapkan sistem pendidikan terpadu yang mengharmonikan nilai-nilai keislaman dan keilmuan modern. Mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu terapan sesuai perkembangan zaman, tetapi juga dengan nilai-nilai moral dan spiritual yang bersumber dari tradisi pesantren.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dan kontribusi dalam dunia pendidikan tinggi, UNSIQ terus mengelola kemitraan strategis dengan berbagai institusi nasional maupun internasional. Melalui pengembangan platform digital kerjasama, UNSIQ memfasilitasi monitoring kegiatan kemitraan, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta kolaborasi riset dan pengabdian masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan menjadi wujud nyata komitmen UNSIQ dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan peradaban global.