Prodi Manajemen FEB UNSIQ Gandeng BPS Wonosobo Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026
Prodi Manajemen FEB UNSIQ dan BPS Wonosobo Teken IA untuk Dukung Sensus Ekonomi 2026
Wonosobo, 25 Mei 2026 – Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo resmi menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonosobo melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) tentang pelaksanaan penyediaan tenaga pendata Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) melalui Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa.
Penandatanganan IA dilakukan oleh Kepala BPS Kabupaten Wonosobo, Aluisius Abrianta, dan Ketua Program Studi Manajemen FEB UNSIQ, Heri Purwanto, pada Senin (25/05/2026) di Wonosobo.
Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan teknis penyediaan tenaga pendata Sensus Ekonomi 2026 yang melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen FEB UNSIQ. Melalui program ini, mahasiswa akan berperan sebagai petugas pendata lapangan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh BPS.
Selain memberikan kontribusi terhadap penyediaan data statistik nasional, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang diakui sebagai kegiatan akademik mahasiswa.
Kerja sama melibatkan:
• Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonosobo sebagai pihak pertama.
• Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSIQ sebagai pihak kedua.
• Sebanyak 21 mahasiswa Program Studi Manajemen FEB UNSIQ yang akan diterjunkan sebagai petugas pendata lapangan.
• Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Prodi Manajemen yang akan mendampingi pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan pendataan akan berlangsung mulai 15 Juni 2026 hingga 30 Agustus 2026, sesuai jadwal pelaksanaan yang telah disepakati dalam naskah IA.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan di wilayah Kabupaten Wonosobo sebagai lokasi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi tanggung jawab BPS Kabupaten Wonosobo.
Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus memberikan pengalaman belajar berbasis praktik kepada mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pendataan, mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi di bidang pengumpulan data, komunikasi lapangan, analisis informasi, serta memahami peran data statistik dalam perencanaan pembangunan.
Selain itu, program ini menjadi implementasi kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung kebijakan pembangunan berbasis data yang akurat dan terpercaya.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembekalan dan pelatihan teknis yang diberikan oleh BPS Kabupaten Wonosobo kepada seluruh mahasiswa peserta. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa akan memperoleh pendampingan dari Pengawas Lapangan (PML) yang ditunjuk BPS serta Dosen Pembimbing Lapangan dari Program Studi Manajemen.
BPS Kabupaten Wonosobo juga akan menyediakan atribut dan perlengkapan pendataan, melakukan supervisi lapangan, serta memberikan sertifikat atau surat keterangan kepada mahasiswa yang berhasil menyelesaikan tugasnya. Sementara itu, Program Studi Manajemen bertanggung jawab melakukan seleksi peserta, menunjuk dosen pembimbing, serta melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.
Ketua Program Studi Manajemen FEB UNSIQ, Heri Purwanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kelas dengan praktik di lapangan. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung salah satu agenda statistik nasional.
Dengan adanya Implementation Agreement ini, diharapkan sinergi antara Program Studi Manajemen FEB UNSIQ dan BPS Kabupaten Wonosobo dapat menghasilkan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua institusi sekaligus meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin berbasis data dan informasi.



